{"id":2673,"date":"2019-01-12T06:38:03","date_gmt":"2019-01-11T23:38:03","guid":{"rendered":"https:\/\/gloriaschool.org\/?p=2673"},"modified":"2020-09-03T15:33:24","modified_gmt":"2020-09-03T08:33:24","slug":"berita-kegiatan-sukomanunggal-sma-gloria-1-second","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/berita-kegiatan-sukomanunggal-sma-gloria-1-second\/","title":{"rendered":"Latih Siswa Menjadi Pencipta Lingkungan Hidup Melalui Teknik Hidroponik"},"content":{"rendered":"<div class=\"wpb-content-wrapper\"><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_left wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"435\" height=\"280\" src=\"https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pic__05384A43090505B3996F7ECD64875CA1.jpg\" class=\"vc_single_image-img attachment-full\" alt=\"\" title=\"pic__05384A43090505B3996F7ECD64875CA1\" srcset=\"https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pic__05384A43090505B3996F7ECD64875CA1.jpg 435w, https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pic__05384A43090505B3996F7ECD64875CA1-300x193.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 435px) 100vw, 435px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h3>Latih Siswa Menjadi Pencipta Lingkungan Hidup Melalui Teknik Hidroponik<\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Siswa SMA Kristen Gloria 1 yang tergabung dalam ekstrakurikuler lingkungan hidup untuk pertama kalinya memanen sawi hijau yang ditanam pada media hidroponik (09\/01). \u201cPanen ini adalah hasil pertama kami. Siswa sangat antusias dalam memanen,\u201d ujar Ibu Anita Amelia selaku pengajar ekstrakurikuler lingkungan hidup. Menanam dengan menggunakan metode hidroponik merupakan proyek baru dari ekstrakurikuler lingkungan hidup. Teknik menanam tidak menggunakan media tanah memang banyak diminati oleh masyarakat yang tinggal di kota. Semakin berkurangnya lahan tanah di kota membuat masyarakat memunculkan berbagai inovasi cara menanam tumbuhan. \u201cKegiatan ini merupakan pengetahuan baru bagi siswa dalam menjaga lingkungan. Lahan untuk menanam di kota sudah semakin sulit, dengan belajar hidroponik siswa tetap dapat melestarikan dan menjaga lingkungan. Setelah mengetahui prosesnya siswa dapat mempraktikkannya di rumah,\u201d ucap wanita yang akrab di sapa Ibu Anita.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ibu Anita mengungkapkan, menanam dengan hidroponik tidak sulit. Cukup bermodalkan instalasi media pengganti tanah yang disebut rockwool dan bibit sayuran.\u00a0\u00a0Kelebihan lainnya adalah waktu memanennya singkat cukup menunggu 1,5 \u2013 2 bulan sayuran sudah siap di panen. \u201cAwal siswa menanam sayuran ini pada bulan November 2018. Setiap hari siswa melihat perkembangan tanaman dengan memastikan sirkulasi air berjalan dengan baik dan membuang tumbuhan kering yang dapat menghambat pertumbuhan sayuran,\u201d ujar Ibu Anita.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ekstrakurikuler lingkungan hidup akan terus dilaksanakan. Banyak project-projek baru dengan berbagai inovasi yang akan diajarkan kepada siswa untuk mendukung program peduli lingkungan. Hadirnya fasiltas baru Green House SMA Kristen Gloria 1 akan mendukung berjalannya ekstrakurikuler ini. \u201cSiswa kedepannya tidak hanya menanam dan memanen saja namun juga melakukan riset dan mencari solusi agar tumbuhan yang mereka tanam dapat menghasilkan pertumbuhan yang maksimal. Harapannya siswa juga ikut ambil andil sebagai pencipta lingkungan bersih dan hijau,\u201d tutup Ibu Anita.<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Thousands of teenagers across the US will have school lessons in mindfulness in an experiment designed to see<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3430,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[98],"tags":[],"class_list":["post-2673","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sukomanunggal-sma-gloria-1-berita-kegiatan"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2673","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2673"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2673\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3964,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2673\/revisions\/3964"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2673"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2673"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2673"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}