{"id":3639,"date":"2020-06-11T03:26:38","date_gmt":"2020-06-11T03:26:38","guid":{"rendered":"https:\/\/gloriaschool.org\/?p=3639"},"modified":"2020-09-04T13:27:15","modified_gmt":"2020-09-04T06:27:15","slug":"liburan-dalam-kondisi-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/liburan-dalam-kondisi-covid-19\/","title":{"rendered":"Liburan Dalam Kondisi Covid-19"},"content":{"rendered":"<div class=\"wpb-content-wrapper\"><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_left wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"537\" height=\"361\" src=\"https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/4-1.jpg\" class=\"vc_single_image-img attachment-full\" alt=\"\" title=\"4\" srcset=\"https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/4-1.jpg 537w, https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/4-1-300x202.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 537px) 100vw, 537px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element vc_custom_1598252898756\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h3>Liburan Dalam Kondisi Covid-19<\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Merencanakan liburan di akhir\u00a0\u00a0tahun\u00a0\u00a0ajaran\u00a0kali\u00a0ini\u00a0sudah tentu\u00a0berbeda dikarenakan pandemi\u00a0Covid-19. Pembatalan perjalanan liburan\u00a0yang terpaksa harus terjadi tak ayal menimbulkan kekecewaan terutama bagi anak-anak yang sudah merindukan saat\u00a0holiday\u00a0yang menyenangkan.\u00a0Tapi bila kita berfokus pada\u00a0kekecewaan jelas hanya akan menguras energi tanpa solusi.\u00a0Dalam kondisi pandemi seperti ini, sudah saatnya bagi kita semua untuk fokus mengarahkan dan mengerahkan tenaga serta cara yang berdaya guna. Berikut tips menikmati liburan dengan sukacita walau di rumah saja:<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Holiday<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>H<\/strong><strong>-Homey<\/strong><strong>\u00a0\u00a0<\/strong>Hadirkan suasana yang homey di rumah. Mengganti liburan di rumah juga\u00a0bisa menjadi suasana yang\u00a0asyik\u00a0yaitu bisa dimulai dengan\u00a0membangun relasi yang baik satu sama lain. Atmosfer yang penuh kehangatan, kerukunan, dan kasih sayang akan menjadi rekreasi tersendiri yang penuh sukacita dan canda tawa di dalam keluarga kita.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>O<\/strong><strong>-Opportunity\u00a0<\/strong>Inilah kesempatan bagi orangtua untuk\u00a0menolong anak-anak mengubah mindset mereka. Dalam suasana keakraban dan penuh kehangatan bimbinglah anak-anak untuk menyadari bahwa\u00a0liburan\u00a0di rumah itu tidak kalah mengasyikkan dibandingkan pergi keluar rumah, ke luar negeri atau menginap di hotel. Dengan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk mencari hal-hal menarik dari keluarga mereka, itu bisa menjadi liburan dan hiburan yang menyenangkan meskipun tidak harus mahal. Lakukan pendekatan ini dengan interaksi yang baik, sebab sebuah interaksi yang dibangun orang tua dengan baik juga akan menjadi sebuah rekreasi istimewa bai anak-anak.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>L<\/strong><strong>-Learn\u00a0<\/strong><strong>New Things<\/strong>.\u00a0Pada dasarnya, hal yang membuat seseorang senang saat pergi berlibur adalah karena ada hal baru atau suasana baru. Jadi, untuk menikmati liburan di rumah saja, orangtua perlu memikirkan dan melibatkan seluruh anggota keluarga untuk mencoba melakukan hal baru yang bisa membuat mereka mengalami refreshing. Hal baru itu bisa digali dari makanan kesukaan, film kesukaan yang ingin ditonton, dll. Bicarakan dan diskusikan bersama mengenai hal ini dalam suasana rileks penuh keakraban.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>I<\/strong><strong>-Investment\u00a0<\/strong><strong>through hobbies.\u00a0<\/strong>Selain berlibur di rumah dengan cara menciptakan hal-hal baru untuk dinikmati sekeluarga dalam kebersamaan, orang tua juga bisa mengajak anak-anak untuk melakukan hobi mereka yang tidak sekedar membuat mereka senang tetapi bisa juga sebagai sarana investasi (mendapatkan keuntungan). Di zaman digital serba online saat ini, anak-anak bisa diarahkan untuk menggunakan media sosial dan internet untuk mengembangkan hobi mereka yang bisa memberi manfaat \/ investasi. Baik itu manfaat berupa keuntungan saat ini (misalnya berupa materi) maupun keterampilan yang bisa mereka pakai di kemudian hari (skills).<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>D<\/strong><strong>&#8211;<\/strong><strong>Decoration<\/strong>. Sesuai dengan artinya, Dekorasi itu berhubungan dengan menghias untuk menghasilkan keindahan. Saat anak-anak berada di rumah saja dalam waktu libur kali ini, ajaklah mereka untuk menata rumah bersama. Misalnya mengatur letak sofa atau tatanan ruang makan, kamar tidur bahkan menghias teras ataupun kamar mandi. Jika dilakukan dengan maksud untuk menciptakan suasana baru yang menyenangkan dan telah disepakati oleh seluruh keluarga, maka akan lebih mudah mewujudkannya secara bersama-sama.\u00a0Dan tentu ini akan mendatangkan rasa gembira tersendiri.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>A<\/strong><strong>-Adventure.\u00a0<\/strong>Rekreasi atau berlibur seringkali juga berhubungan dengan menikmati petualangan. Saat di rumah saja, petualangan seperti apa yang bisa dilakukan? Harus diingat bahwa Petualangan itu sebenarnya\u00a0memiliki arti luas. Jika sedang berkesempatan pergi keluar rumah, petualangan itu bisa dilakukan dengan berbagai eksplorasi. Tetapi dengan posisi berlibur di rumah saja, anak-anak tetap bisa diajak berpetualangan melalui berbagai eksperimen yang konstruktif dan bereksplorasi dengan menggunakan fasilitas internet yang bisa membawa mereka\u00a0berpengalaman. Contoh, saat liburan banyak kegiatan rohani dimana banyak kegiatan bible camp (yang biasanya di kenal sebagai\u00a0\u00a0sekolah Alkitab Liburan).\u00a0Petualangan\u00a0mengikuti Bible camp lewat online\u00a0bisa dilakukan untuk mengajak anak-anak\u00a0punya\u00a0pengalaman yang seru dan berkesan. Mari mengajak anak-anak berlibur di rumah dengan mencoba berbagai adventure.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Y<\/strong><strong>-Youtube<\/strong>. Bukan hal yang asing lagi di zaman sekarang ini bahwa hampir seluruh lapisan masyarakat di berbagai usia mengenal dan bahkan menjadi pengguna Youtube. Banyak orang bahkan bercita-cita menjadi Youtuber dengan melakukan aksi demi konten Youtubenya. Mengapa fenomena ini tidak kita jadikan sebagai sebuah peluang rekreasi yang menyenangkan juga? Misalnya kalau kecenderungan anak-anak hanya menjadi penikmat Youtube, pakailah\u00a0untuk mencari tayangan Youtube yang positif dan bisa dinikmati bersama. Tetapi kalau anak-anak kita menyukai untuk membuat konten, arahkanlah anak untuk membuat konten\u00a0yang positif dan bermanfaat bagi sesama.<\/p>\n<p>Tentu saja dalam mengaplikasikan\u00a0tips-tips di atas harus berlandaskan pada kebenaran Firman Tuhan, salah satu ayatnya seperti tertulis dalam<strong>\u00a01 Korintus 10:23 &#8220;Segala sesuatu diperbolehkan.&#8221; Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. &#8220;Segala sesuatu diperbolehkan.&#8221; Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.&#8221;\u00a0<\/strong>Kiranya setiap\u00a0tujuan\u00a0dari kegiatan berlibur \/ rekreasi keluarga\u00a0kita senantiasa untuk memuliakan Bapa di Sorga dan tidak menjadi batu sandungan bagi sesama.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cEnjoy, God\u2019\u00a0s blessing for your Holiday!\u201d<\/p>\n<p>Oleh : Ibu Ribka Feriyana<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Thousands of teenagers across the US will have school lessons in mindfulness in an experiment designed to see<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3652,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[158],"tags":[],"class_list":["post-3639","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-kegiatan"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3639","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3639"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3639\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4309,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3639\/revisions\/4309"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3652"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}