{"id":3645,"date":"2019-09-13T03:57:25","date_gmt":"2019-09-13T03:57:25","guid":{"rendered":"https:\/\/gloriaschool.org\/?p=3645"},"modified":"2020-09-07T10:58:41","modified_gmt":"2020-09-07T03:58:41","slug":"di-manapun-kapanpun-dan-dalam-situasi-apapun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/di-manapun-kapanpun-dan-dalam-situasi-apapun\/","title":{"rendered":"\u201cDi manapun, Kapanpun dan dalam Situasi Apapun\u201d"},"content":{"rendered":"<div class=\"wpb-content-wrapper\"><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_left wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"537\" height=\"361\" src=\"https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/21.jpg\" class=\"vc_single_image-img attachment-full\" alt=\"\" title=\"21\" srcset=\"https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/21.jpg 537w, https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/21-300x202.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 537px) 100vw, 537px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element vc_custom_1598254724359\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h3>\u201cDi manapun, Kapanpun dan dalam Situasi Apapun\u201d<\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u201c\u2026Dimana pun siswa Gloria, Hidup muliakan Tuhan\u2026\u201d<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kalimat di atas adalah penggalan bagian akhir dari reff\u00a0\u00a0Lagu Mars Gloria yang sangat sering dinyanyikan oleh Siswa, Guru , Kepala sekolah, bahkan Koordinator\u00a0\u00a0di Sekolah Kristen Gloria. Setiap kali bagian lagu ini dikumandangkan, tentu kami semua ada perasaan terharu, bangga ,tapi sekaligus juga gentar. Mengapa ada gejolak perasaan seperti itu? Karena sekelumit kalimat itu cukup mengingatkan bahwa TUHAN lah yang\u00a0<em>mengijinkan<\/em>\u00a0Sekolah Kristen Gloria bisa ada hingga sekarang. Dan bukan sekedar ada, melainkan Tuhan\u00a0<em>mempercayai<\/em>\u00a0Sekolah Kristen Gloria untuk menjadi wadah bagi setiap generasi yang pernah mengecap pendidikan di dalamnya agar kelak sungguh-sungguh memuliakan TUHAN di segala aspek hidup, di manapun, kapanpun dan dalam situasi apapun yang diberikan oleh zaman mereka. Namun harus diakui bahwa ada perasaan gentar\u00a0\u00a0\u201cApa yang harus dilakukan oleh Para Pendidik dan Orang tua untuk dapat menyiapkan para siswa agar dapat memuliakan ALLAH senantiasa?\u201d<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kisah masa kecil TUHAN YESUS yang dicatat dalam Injil Lukas 2:41-52.\u00a0\u00a0\u00a0Narasi dalam kisah ini sangat menarik karena memberikan pengajaran dan bekal\u00a0\u00a0dalam menjalani kehidupan dengan berbagai aspek yang ada:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Ayat 41-42 : Selaku pendidik dan orang tua, Yusuf dan Maria merancang dengan sungguh-sungguh agar YESUS, Anak mereka itu dapat aktif terlibat dalam kegiatan kegamaandengan tujuan untuk mengasah pertumbuhan\u00a0\u00a0kerohanian-Nya dan\u00a0\u00a0hasilnya\u00a0\u00a0: TUHAN YESUS sangat antusias berada di dalam Rumah Bapa-Nya.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Ayat 43-45 : Selaku pendidik danorang tua, Yusuf dan Maria menggunakan metode pendidikan bukan dengan\u00a0\u00a0cara yang\u00a0\u00a0<em>otoriter<\/em>\u00a0melainkan dengan sikap yang memberi keleluasaan pada anak untuk beraktualisasi diri tetapi tetap dipenuhi unsur\u00a0<em>care<\/em>\u00a0dan tanggungjawab dalam pendamping dan\u00a0\u00a0hasilnya: selain menjadi sangat cerdas dan kritis, TUHAN YESUS juga mampu beradaptasi\/bersosialisasi\u00a0\u00a0dengan berbagai kalangan dan dengan tata krama\/ sopan santun yang memadai.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Ayat 51-52 : Selaku pendidik danorang tua, Yusuf dan Maria sangat fokus dengan tugas pengasuhan yang mereka emban. Mereka sangat fokus dalam hal pendampingan pertumbuhan berbagai karakter TUHAN YESUS, sebagai Anak mereka. Bunyi ayat\u00a0<strong><em>\u201c\u2026Ia tetap hidup dalam asuhan mereka\u2026<\/em><\/strong>\u201d ini selain bermakna tentang kesediaan TUHAN YESUS untuk taat, juga memiliki indikasi betapa Yusuf dan Maria sangat fokus pada kebutuhan tumbuh kembang Putra mereka itu, dan\u00a0\u00a0hasilnya\u00a0\u00a0: Tuhan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kiranya TUHAN mengaruniakan kepada kita Para pendidik dan Para Orang tua dengan\u00a0\u00a0hikmat yang sama seperti Yusuf dan Maria sehingga kelak setiap anak\/siswa yang dipercayakan kepada kita dapat terus memuliakan TUHAN, di manapun, kapanpun, dan dalam situasi apapun. Amin. Solideo Gloria!<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ribka Feriyana\u00a0\u00a0( Sekolah Kristen Gloria )<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Thousands of teenagers across the US will have school lessons in mindfulness in an experiment designed to see<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3694,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[158],"tags":[],"class_list":["post-3645","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-kegiatan"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3645","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3645"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3645\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4384,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3645\/revisions\/4384"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3645"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3645"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3645"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}