{"id":3648,"date":"2020-01-20T03:46:45","date_gmt":"2020-01-20T03:46:45","guid":{"rendered":"https:\/\/gloriaschool.org\/?p=3648"},"modified":"2020-09-07T10:25:52","modified_gmt":"2020-09-07T03:25:52","slug":"siap-membentuk-manusia-menghadapi-era-industri-revolusi-4-0","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/siap-membentuk-manusia-menghadapi-era-industri-revolusi-4-0\/","title":{"rendered":"SIAP MEMBENTUK MANUSIA MENGHADAPI ERA INDUSTRI REVOLUSI 4.0"},"content":{"rendered":"<div class=\"wpb-content-wrapper\"><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_left wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"537\" height=\"361\" src=\"https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/11-1.jpg\" class=\"vc_single_image-img attachment-full\" alt=\"\" title=\"11\" srcset=\"https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/11-1.jpg 537w, https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/11-1-300x202.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 537px) 100vw, 537px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element vc_custom_1598254105961\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h3>SIAP MEMBENTUK MANUSIA MENGHADAPI ERA INDUSTRI REVOLUSI 4.0<\/h3>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Pendidikan dinilai paling bertanggungjawab dalam mempersiapkan generasi muda untuk menyongsong masa depan mereka. Pendidikan harus mumpuni dalam membekali generasi muda agar\u00a0paham\u00a0mengenai keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan di abad 21 serta dalam menghadapi peluang bahkan tantangan Revolusi Industri 4.0. Oleh sebab itu, Pendidikan harus sungguh-sungguh menerapkan\u00a0kerangka pembelajaran global yang dalam kurikulum di Indonesia disebut 4 K, yaitu:\u00a01) Kritis dan Penyelesai masalah,\u00a0(2) Komunikatif, (3) Kolaboratif, dan (4) Kreatif dan inovatif.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Pencapaian keterampilan abad ke-21 dan kesiapan generasi muda untuk menghadapi tantangan Era Industri\u00a0\u00a04.0 ini juga sangat disadari oleh Sekolah Kristen Gloria. Sebagai sebuah lembaga pendidikan\u00a0yang\u00a0\u00a0berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif dalam dunia Pendidikan dengan\u00a0\u00a0hadir secara aktif untuk menjawab tantangan zaman.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Bahkan Sekolah Kristen\u00a0\u00a0Gloria bertekad untuk melengkapi elemen 4 K ( Kritis dan Penyelesai Masalah \/Critical Thinking; Komunikatif\/Communicating\u00a0; Kolaboratif \/\u00a0Collaborating ;\u00a0dan Kreatif dan Inovatif \/\u00a0Creative thinking\u00a0) dengan 2 K yang lain yaitu\u00a0<strong>Karakter dan Kerohanian<\/strong>. Kedua hal tersebut menjadi landasan terpenting dalam\u00a0\u00a0pembentukan siswa untuk menghadapi kehidupan. Sesuai dasar filosofi Pendidikan bahwa mendidik bukan hanya sekedar memberikan informasi, keterampilan sebanyak-banyaknya kepada siswa, maupun\u00a0\u00a0untuk mengembangkan bakat dan talenta seluas-luasnya, namun mendidik adalah membentuk pribadi. Keutuhan (pendidikan yang holistik) itulah yang merupakan komitmen Sekolah Kristen Gloria, sebagai sekolah Nasional yang berwawasan Global, yang akan mengantar siswa mencapai keberhasilan hidupnya dengan sikap hormat dan takut akan Tuhan, sehingga kelak\u00a0\u00a0para siswa mampu membawa kesejahteraan bagi keluarga, bangsa, dan negara. \u201cHidup dengan takut kepada Tuhan adalah permulaan pengetahuan\u201c (Amsal 1 :7) menjadi dasar mendidik generasi muda untuk menyambut era revolusi industri 4.0.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pendidikan karakter di Sekolah Kristen Gloria dirumuskan dalam Core Values yang merupakan akronim dari kata GLORIA yaitu: G-(Godliness),L- (Life Long Learning), O- (Obedience),\u00a0\u00a0R- (Responsibility ),I- (Integrity), dan A- ( Adaptability). Core Values ini menjadi semacam rambu-rambu yang perlu ditanamkan agar para siswa yang dididik di Sekolah Kristen Gloria memiliki kesalehan hidup\u00a0\u00a0(Godliness), tetap memiliki semangat untuk mengembangkan diri dengan kesukaan belajar seumur hidup (Life Long Learning), memiliki gaya hidup yang taat\/patuh (Obedience), bertanggungjawab dalam melakukan sesuatu (Responsibility), memiliki kejujuran, konsisten kepada prinsip-prinsip moral dan sportifitas (Integrity), dan dimanapun serta kapanpun hidup, mereka tetap memiliki kemampuan menyesuaikan diri\u00a0\u00a0terhadap berbagai situasi-kondisi tanpa berkompromi terhadap kejahatan dan tanpa kehilangan identitas diri yang berkarakter mulia (Adaptability).<\/p>\n<p>Dengan kemajuan jaman\u00a0 sehebat apapun,\u00a0pembentukan karakter berlandaskan\u00a0kerohanian yang bertumbuh merupakan kebutuhan utama\u00a0bagi setiap insan.\u00a0Seperti apa yang disampaikan oleh Menteri\u00a0Pendidikan Nasional,\u00a0Bapak Nadiem Makarim: \u201cBangsa Indonesia bukan tidak\u00a0 butuh orang yang pintar,\u00a0karena Bangsa Indonesia sudah banyak orang pintar. Namun bangsa Indonesia membutuhkan orang orang yang punya\u00a0Karakter beradab, sopan santun dan berakhlak mulia.\u201d<\/p>\n<p><strong>Oleh : Ibu Ribka Feriyana<\/strong><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Thousands of teenagers across the US will have school lessons in mindfulness in an experiment designed to see<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3664,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[158],"tags":[],"class_list":["post-3648","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-kegiatan"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3648","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3648"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3648\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4373,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3648\/revisions\/4373"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3664"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3648"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3648"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3648"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}