{"id":6217,"date":"2023-03-17T09:52:28","date_gmt":"2023-03-17T02:52:28","guid":{"rendered":"https:\/\/gloriaschool.org\/?p=6217"},"modified":"2023-03-17T10:36:14","modified_gmt":"2023-03-17T03:36:14","slug":"6217-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/6217-2\/","title":{"rendered":"Institut Leimena Bersama Sekolah IPEKA, Gloria, dan Tritunggal Adakan Kelas Pertama LKLB Guru Kristen"},"content":{"rendered":"<div class=\"et_pb_section et_pb_section_1 et_section_regular\">\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_0\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_4_4 et_pb_column_0 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_1 et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6218\" src=\"https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/testimoni-3.jpg\" alt=\"\" width=\"733\" height=\"412\" srcset=\"https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/testimoni-3.jpg 1920w, https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/testimoni-3-300x169.jpg 300w, https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/testimoni-3-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/testimoni-3-768x432.jpg 768w, https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/testimoni-3-1536x864.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 733px) 100vw, 733px\" \/><\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\"><strong>Jakarta, IL News<\/strong>\u00a0\u2013 Institut Leimena bersama Sekolah Kristen IPEKA, Sekolah Kristen Gloria, dan Sekolah Kristen Tritunggal bekerja sama untuk mengadakan pelatihan internasional pengenalan Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) kepada 170 guru dari ketiga sekolah tersebut. Pelatihan yang digelar secara daring pada 27 Februari \u2013 3 Maret 2023 bertujuan membangun pemahaman dan sikap untuk berelasi di tengah masyarakat multireligius, serta mendorong kolaborasi demi kebaikan bersama.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">Direktur Eksekutif Institut Leimena, Matius Ho, menjelaskan pelatihan LKLB kali ini merupakan kelas angkatan ke-27 sekaligus kelas pertama bagi guru agama Kristen sejak Institut Leimena meluncurkan program LKLB pada Oktober 2021. Jumlah alumni pelatihan LKLB sejauh ini sudah mencapai setidaknya 3.300 guru\/penyuluh agama dari 34 provinsi di Indonesia.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">\u201cKelas kali ini adalah yang pertama kali untuk guru-guru sekolah Kristen karena 26 kelas sebelumnya diperuntukkan bagi guru-guru madrasah, pesantren, dan penyuluh agama Islam,\u201d kata Matius saat sesi pembukaan, Senin (27\/2\/2023).<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">Matius mengatakan LKLB adalah kerangka sederhana untuk mengembangkan tiga kompetensi dalam berelasi dengan orang yang berbeda agama, yakni pribadi, komparatif, dan kolaboratif.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">\u201cAgar pendekatannya lebih praktis dengan contoh,<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">maka program ini melibatkan para narasumber dari tiga agama Abrahamik yaitu Kristen, Islam, dan Yudaisme yang memang memiliki banyak persamaan sekaligus perbedaan mendasar. Tidak jarang konflik besar justru terjadi diantara mereka, sehingga agama-agama Abrahamik dapat menjadi contoh yang baik untuk mengenal pendekatan LKLB,\u201d kata Matius.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">Matius menyadari kemampuan bekerja sama dengan orang berbeda agama tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan harus terus menerus diupayakan dan dilatih dengan sikap rendah hati.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">\u201cProgram kali ini boleh dikatakan istimewa bagi saya, karena memang sejak lama kami di Institut Leimena dan saya pribadi berupaya memikirkan bagaimana umat Kristen dapat terus terlibat secara aktif dan setara sebagai warga negara dalam membangun bangsa dan negara ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_module et_pb_image et_pb_image_0\"><span class=\"et_pb_image_wrap\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"i-amphtml-fill-content i-amphtml-replaced-content aligncenter\" title=\"Screenshot_2023-02-27_171432\" src=\"https:\/\/leimena.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot_2023-02-27_171432.png\" sizes=\"auto, (min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) and (max-width: 1280px) 1280px, (min-width: 1281px) 1920px, 100vw\" srcset=\"https:\/\/leimena.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot_2023-02-27_171432.png 1920w, https:\/\/leimena.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot_2023-02-27_171432-1280x444.png 1280w, https:\/\/leimena.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot_2023-02-27_171432-980x340.png 980w, https:\/\/leimena.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot_2023-02-27_171432-480x167.png 480w\" alt=\"\" width=\"754\" height=\"262\" \/><\/span><\/div>\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_2 et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p class=\"amp-wp-cdd8ca0\" style=\"text-align: center;\" data-amp-original-style=\"text-align: center;\"><em>Pdt. Handojo saat menyampaikan paparan dalam sesi pembukaan.<\/em><\/p>\n<p data-amp-original-style=\"text-align: center;\">\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_3 et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\"><strong>Bukan Kompromi Iman<\/strong><\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">Direktur Utama Sekolah Kristen IPEKA, Pdt. Handojo, berharap pelatihan pengenalan LKLB bisa memfasilitasi guru-guru Kristen untuk mengenal berbagai agama, sehingga dapat mengembangkan dan mengajarkan sikap toleransi yang tepat kepada peserta didik. Handojo menyebut semua golongan agama memiliki orang yang bersikap toleran maupun ekstremis, sehingga LKLB dibutuhkan untuk menjaga NKRI.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">\u201cIni (LKLB) menjadi suatu yang penting karena mau tidak mau kita melihat negara kita pluralisme secara empiris, sehingga kita perlu mengembangkan diri untuk pluralisme yang dihargai dalam kehidupan bersama di Indonesia,\u201d kata Pdt. Handojo.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">Dia menegaskan sikap toleransi bukan berarti kompromi iman. Di sisi lain, Amanat Agung sebagai amanat pemuridan, berjalan beriringan dengan toleransi karena tidak dilakukan berdasarkan paksaan tetapi kesadaran akan kasih dan kebaikan Tuhan.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">Tuhan Yesus dan para murid juga memberikan teladan sikap toleransi dengan memandang orang lain secara setara tanpa merendahkan. Misalnya, kisah perempuan Kanaan\/Sifo-Fenisia (Mat 15:21-28), perempuan Samaria (Yoh 4:1-30), Perwira Romawi (Mat 8:5-23, Luk 7:1-10, Yoh 4:46-53), Filipus dan sida-sida dari Etiopia (Kis 8:26-40), Petrus dan Kornelius (Kis 10), dan lainnya.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">\u201cIni menjadi dasar ketika kita hidup dengan orang lain. Apa pun agama dan latar belakang seseorang, kita harus menganggap mereka seorang yang harus dihargai,\u201d kata Pdt. Handojo.<\/p>\n<p data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">\n<\/div>\n<\/div>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6222 aligncenter\" src=\"https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Desain-tanpa-judul-2.jpg\" alt=\"\" width=\"786\" height=\"442\" srcset=\"https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Desain-tanpa-judul-2.jpg 1920w, https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Desain-tanpa-judul-2-300x169.jpg 300w, https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Desain-tanpa-judul-2-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Desain-tanpa-judul-2-768x432.jpg 768w, https:\/\/gloriaschool.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Desain-tanpa-judul-2-1536x864.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 786px) 100vw, 786px\" \/><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\u00a0<em>Yana Poedjianto dari Sekolah Kristen Gloria.<\/em><\/div>\n<div><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_4_4 et_pb_column_0 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_5 et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\"><strong>Narasumber Lintas Agama<\/strong><\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">Koordinator Umum Yayasan Pendidikan Kristen Gloria, Yana Poedjianto, mengatakan sekolah-sekolah Kristen terpanggil untuk mendidik generasi muda menjadi garam dan terang dunia.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">\u201cDi tengah keterbatasan kita, kadang kita menjadi salah mengerti agama lain, bahkan was-was sehingga kita membutuhkan program ini untuk belajar. Kita rindu diberikan pencerahan supaya kita dan anak-anak didik kita diperlengkapi hidup di tengah masyarakat majemuk,\u201d kata Yana.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">Peserta pelatihan LKLB, Bagian Kerohanian, Misi, Diakonia, YPK Gloria, Surabaya, Bambang Widiyanto, mengatakan guru Kristen dan sekolah-sekolah Kristen berperan mewarnai semangat toleransi dalam Indonesia yang majemuk.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">Peserta lainnya, Kepala Sekolah SMA Kristen Tritunggal, Semarang, Liem Rachel Octavia Christina, mengajak rekan-rekan guru memanfaatkan kesempatan pelatihan untuk mendapatkan wawasan baru sebagai bekal untuk kehidupan Indonesia yang beragam.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">\u201cKita tidak bisa menuntut atau berharap lingkungan kita selalu sama atau homogen. Justru ketika Tuhan mengizinkan kita berada dalam lingkungan beragam maka di situlah kesempatan kita lebih lagi membagikan kasih Kristus dan menjadi teladan,\u201d kata Rachel.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">Wakil Kepala Sekolah SMP Kristen IPEKA Palembang, Kurjini Gayami Simatupang, mendorong peserta pelatihan LKLB memiliki semangat pembelajar seumur hidup, sehingga sebagai pendidik bisa siap menghadapi tantangan zaman khususnya dalam lingkungan heterogen.<\/p>\n<p class=\"amp-wp-7d27179\" data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">Kelas pelatihan LKLB untuk guru Kristen ini menghadirkan narasumber lintas agama antara lain Pdt. Ferry Mamahit (Dosen STT Seminari Alkitab Asia Tenggara), Prof. Alwi Shihab (Senior Fellow Institut Leimena), Prof Amin Abdullah (Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila\/BPIP), Dr. Chris Seiple (Senior Fellow University of Washington), Rabi David Rosen (Direktur Internasional untuk Hubungan Antar Agama American Jewish Committee), dan Yosie Pauline Modo (Direktur Pelaksana Sekolah Kristen Kalam Kudus, Dumai). (IL\/Chr)<\/p>\n<p data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p data-amp-original-style=\"text-align: justify;\">Sumber Tulisan: Leimena.org<\/p>\n<\/div>\n<p data-amp-original-style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/leimena.org\/institut-leimena-bersama-sekolah-ipeka-gloria-dan-tritunggal-adakan-kelas-pertama-lklb-guru-kristen\/?amp=1\">https:\/\/leimena.org\/institut-leimena-bersama-sekolah-ipeka-gloria-dan-tritunggal-adakan-kelas-pertama-lklb-guru-kristen\/?amp=1<\/a><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_section et_pb_section_3 et_section_regular\">\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_1\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_4_4 et_pb_column_1 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, IL News\u00a0\u2013 Institut Leimena bersama Sekolah Kristen IPEKA, Sekolah Kristen Gloria, dan Sekolah Kristen Tritunggal bekerja sama untuk mengadakan pelatihan internasional pengenalan Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) kepada 170 guru dari ketiga sekolah tersebut. Pelatihan yang digelar secara daring pada 27 Februari \u2013 3 Maret 2023 bertujuan membangun pemahaman dan sikap untuk berelasi di [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":6218,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[93],"tags":[],"class_list":["post-6217","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-umum"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6217","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6217"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6217\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6228,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6217\/revisions\/6228"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6218"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6217"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6217"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gloriaschool.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6217"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}