
SMA Kristen Gloria 2 Surabaya kembali menunjukkan semangat inovasi dan kreativitas melalui karya-karya siswa yang mengangkat potensi lokal sebagai solusi bagi berbagai tantangan masa kini. Melalui ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI), para siswa menghadirkan beragam produk dan layanan yang memadukan unsur edukasi, budaya, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam bidang Pengembangan Usaha Kuliner, Christabel Quinn dan Verent Verisca menghadirkan Rawon Lab, camilan berbahan dasar sorgum dengan empat varian rasa yang dipadukan dengan bumbu rawon khas Jawa Timur. Inovasi ini tidak hanya menawarkan cita rasa unik, tetapi juga mendukung ketahanan pangan, diversifikasi pangan, serta memperkenalkan budaya kuliner Nusantara kepada generasi muda.


Pada bidang Perencanaan Usaha Fesyen, Christopher Jesse Sumali dan Dian Linggah Mulyani mengembangkan Tarrania Bags, tas aksesori eco-fashion berkonsep terrarium yang memadukan batik Indonesia dan teknik rajut handmade. Produk ini menghadirkan solusi fesyen berkelanjutan yang menggabungkan nilai budaya, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Di bidang Pengembangan Usaha Kesehatan, Kecantikan, dan Perawatan Diri, Adeline Phoebe dan Caryne Lijanto menciptakan ELTRUNK, minuman herbal berbasis daun belalai gajah yang diolah menggunakan teknologi dehidrasi. Dikemas dalam brew bag ramah lingkungan berbahan biopac yang bebas mikroplastik, produk ini menawarkan pilihan minuman sehat yang praktis dan berkelanjutan.

Masih pada bidang yang sama, yaitu Perencanaan Usaha Kesehatan, Kecantikan, dan Perawatan Diri, Emmanuella Sereene Davero dan Olivia Catherine Chandra merancang Herbites, inovasi herbal gummy berbasis jamu tradisional dan sari buah pilihan. Produk ini dirancang untuk membantu meredakan keluhan ringan seperti flu, batuk, dan masuk angin, sekaligus mengenalkan manfaat herbal Indonesia kepada anak-anak melalui rasa yang lebih disukai.
Sementara itu, dalam bidang Pengembangan Usaha Wisata dan Budaya, Aurelia Maureen Cahyadi dan Violetta Jacqueline de Santoz mengembangkan M.L.A.K.U Tourism, platform eduwisata interaktif berbasis sociopreneurship di Surabaya Utara. Melalui program Mangroventure dan Navantara, platform ini mengintegrasikan pelestarian lingkungan, literasi sejarah maritim, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Berbagai inovasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa-siswi SMA Kristen Gloria 2 Surabaya mampu menghadirkan karya yang tidak hanya kreatif dan bernilai bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan mengangkat potensi lokal dan menjawab tantangan global, mereka menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia dapat menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi lingkungan, budaya, dan masa depan bangsa.